Categories
Jual Properti

5 Tips Jitu Cara Menjual Apartemen

5 TIPS MENJUAL APARTEMEN

Minat masyarakat kota besar saat ini terhadap kepemilikan apartemen telah meningkat tajam. Banyak orang yang menetap dan bekerja di kota besar memilih untuk tinggal di apartemen karena berbagai faktor keuntungan yang didapatkan.

Tingginya minat pasar tentunya mendorong angka penjualan apartemen. Apartemen dengan berbagai ukuran dijual dengan harga yang cukup terjangkau sehingga memungkinkan masyarakat dari berbagai kalangan dapat memilikinya.

Sebagai pembeli tentunya siapapun akan mencari apartemen dengan fasilitas yang memadai dan harga yang bersahabat dengan kantong. Untuk itu para penjual harus cerdas sekaligus bijaksana saat menjual apartemen mereka.

Apakah Anda juga sedang berencana menjual apartemen? Pelajari 5 tips yang telah kami siapkan agar apartemen Anda dapat terjual dengan harga terbaik.

1. Lakukan Perbaikan Apartemen

Jika Anda hendak menjual apartemen, sebaiknya lakukan renovasi terlebih dahulu. Apartemen yang telah direnovasi sebelum dijual biasanya akan laku dengan harga yang tinggi.

Cari tahu setiap titik yang harus Anda renovasi dan perhitungkan pengeluarannya. Biasanya yang harus diperbaiki adalah bagian-bagian yang sudah usang atau rusak, misalnya lantai, daun pintu, engsel, langit-langit rumah, atap rumah yang bocor, dan sejenisnya. Jangan lupa bersihkan dan cat kembali dinding rumah Anda dengan warna natural.

2. Tetapkan Harga Jual Apartemen Berdasarkan Riset Pasar

Sebelum menjual apartemen Anda, lakukanlah riset harga jual apartemen di pasaran. Anda dapat mencari tahu harga rata-rata apartemen yang sama di daerah tersebut untuk menjadi patokan harga apartemen Anda.

Faktor penting lainnya yang harus jadi pertimbangan adalah lokasi yang strategis serta fasilitas apartemen. Semakin strategis letak suatu apartemen dan lengkap fasilitasnya, semakin tinggi harga jualnya. Tidak perlu ragu untuk memasang harga tinggi jika Anda menjual apartemen dengan keuntungan tersebut.

3. Pasang Iklan di Situs Jual Beli Properti

Pemasaran yang tepat dan benar akan jauh memudahkan proses penjualan apartemen. Mulailah memasang iklan di berbagai situs jual beli properti yang sekarang sudah tersedia dalam jumlah yang banyak. Ini adalah cara yang mudah untuk menarik minat calon pembeli.

Salah satu rekomendasi situs jual beli properti adalah 99.co.id. Di sini Anda dapat memasang iklan untuk penjualan apartemen Anda dengan sangat mudah sekaligus melakukan perbandingan harga dengan apartemen lainnya yang sedang dijual.

4. Bekerja Sama dengan Agen Properti

Apabila Anda menjual apartemen dengan potensi harga yang tinggi, jangan ragu untuk bekerja sama dengan agen properti yang sudah berpengalaman.

Agen properti yang berpengalaman biasanya memiliki relasi yang sangat luas dan terpercaya sehingga akan memudahkan proses penjualan apartemen Anda. Dengan memakai jasa agen properti berpengalaman, Anda tak perlu lagi dipusingkan dengan masalah jual beli apartemen Anda karena sepenuhnya akan diurus oleh agen properti tersebut.

Ketika bekerja sama dengan agen properti, pastikan bahwa Anda sudah mengetahui seberapa besar komisi yang akan diambil oleh pihak agen. Semua hal yang menyangkut pembagian keuntungan haruslah transparan dan disetujui oleh semua pihak.

5. Percaya Diri dan tetap Yakin

Pastikan bahwa harga apartemen yang Anda jual sudah sesuai dengan kualitas yang dimiliki. Dengan demikian Anda tidak perlu khawatir dengan penawaran harga yang rendah. Berikan penolakan yang masuk akal ketika harga yang ditawarkan belum sesuai dengan harapan Anda. Tak perlu terburu-buru menjual, tetaplah yakin dan percaya diri. Properti yang baik pantas mendapatkan harga yang terbaik pula.

Categories
Jual Properti

Simak 6 Mitos Salah Dalam Bisnis Properti

6 MITOS YANG SALAH DALAM BISNIS PROPERTI

Bisnis properti memang menantang. Diperlukan modal besar untuk berinvestasi dalam bisnis ini. Tak heran banyak pemula yang setelah gagal dan merugi akhirnya memilih untuk mundur.

Jika ditelusuri lagi, kemunduran mereka ini sebenarnya tidak hanya karena faktor gagal atau rugi. Adanya berbagai mitos terkait bisnis properti juga telah menjadi alasan ketakutan bagi banyak orang.

Menurut Benny Lo dalam bukunya ““Property Quadrant: Sukses Memulai Bisnis Properti”, masyarakat telah percaya kepada mitos-mitos yang keliru tentang dunia bisnis properti sehingga menimbulkan ketakutan untuk menjalani bisnis ini.

Anda penasaran apa saja mitos-mitosnya? Mari kita lihat satu per satu.

1. Harus Memiliki Uang yang Banyak

Mitos pertama yang keliru tentang bisnis properti adalah bahwa untuk berinvestasi properti harus mempunyai uang yang banyak.

Kenyataannya adalah Anda dapat berinvestasi sesuai dengan budget Anda. Carilah harga yang terjangkau serta masuk akal sambil terus memantau perkembangan nilainya. Ketika di kemudian hari harganya naik tentu saja Anda akan diuntungkan.

2. Harus Mempunyai Sentuhan Raja

Sentuhan raja atau sentuhan Midas adalah cerita dari mitologi Yunani yang sangat terkenal tentang raja yang dapat mengubah segala sesuatu yang dia sentuh menjadi emas. Dalam kehidupan saat ini, hal semacam ini tidak selalu terjadi. Banyak kisah tentang orang yang sukses berinvestasi properti maupun real estate juga pernah gagal dan rugi.

Hal yang penting dalam berinvestasi sebenarnya adalah kemampuan melihat peluang. Seberapa cepat Anda melihat dan memanfaatkan peluang yang ada, semakin besar keuntungan yang akan Anda dapatkan. Untuk mengatahui adanya peluang terbaik, analisis berdasarkan akal sehat perlu dilakukan. Kemampuan ini dapat Anda latih dengan cara rutin memantau perkembangan harga properti di lapangan.

3. Bisnis Properti Pasti Selalu Berhasil

Pada dasarnya semua bisnis tidak selalu menjamin keberhasilan. Bisnis bermodal besar maupun kecil selalu memiliki resiko kegagalan dan kerugian. Para pebisnis properti yang sukses pasti mempunyai cerita tentang kegagalan yang mereka jadikan sebagai motivasi untuk bangkit dan terus maju. Pahitnya kegagalan justru menjadikan mata mereka semakin jeli melihat peluang keberhasilan.

4. Harus Sudah Berpengalaman

Pengalaman masa lalu bukanlah sumber kepercayaan diri dan kekuatan di dalam menjalankan bisnis properti. Sebaliknya, Anda akan mendapatkannya dari proses transaksi yang bagus.

Hasil dari proses transaksi yang baik adalah semua pihak yang bekerja sama akan merasa diuntungkan dan senang. Jika pada akhirnya transaksi Anda tidak berhasil atau ditolak, penyebab utamanya adalah angka yang ditawarkan tidak menguntungkan salah satu pihak.

5. Harus Mengenal Banyak Orang di Dunia Properti

Ada banyak anggapan bahwa jika ingin terjun ke dunia bisnis properti itu harus mengenal banyak kontraktor, notaris, arsitek, dan sebagainya. Ini ada benarnya, tapi tidak sepenuhnya.

Keberhasilan dalam bisnis properti tidak dijamin oleh banyaknya orang di dunia properti yang Anda kenal. Sebagai pemula, Anda dapat memulai dengan bertanya pada top real estate agent di lingkungan Anda. Secara tidak langsung Anda akan dipertemukan dengan orang-orang yang tepat untuk membantu meningkatkan portfolio investasi Anda.

6. Harus Memiliki Modal yang Besar

Mitos yang terakhir ini adalah yang biasanya sangat melekat dengan bisnis properti. Sesungguhnya untuk memulai bisnis properti, Anda tidak selalu harus memulai dengan modal yang besar. Anda dapat menggunakan modal yang kecil sebagai langkah awal. Asalkan Anda bekerja keras dengan tekun, pada akhirnya keberhasilan pasti akan menjadi milik Anda.

Categories
Jual Properti

Iniloh, 6 Tips Cara Menjual Properti

KETAHUI 6 TIPS MENJUAL PROPERTI

Apakah Anda sedang berencana menjual properti Anda? Jika ya, maka hal pertama yang harus Anda pahami adalah bahwa proses penjualan properti tidaklah semudah menjual kendaraan atau aset bergerak lainnya.

Ketika Anda berencana menjual properti Anda, contohnya rumah atau apartemen, ada berbagai pertimbangan dan persiapan yang perlu Anda lakukan.

 

Itulah sebabnya kami telah mengumpulkan beberapa tips yang berguna untuk mempermudah proses penjualan properti Anda sehingga menemukan pembeli yang cocok. Simak ulasannya berikut ini.

1. Pastikan bahwa Anda telah siap menjual properti Anda

Properti adalah salah satu aset yang harganya akan terus naik maka Anda harus memikirkan rencana ini dengan matang.

Saat Anda akan menjual properti, pertimbangkalah hal-hal ini:

-Harga properti di saat ini

-Potensi kenaikan harga properti di masa depan

-Apakah properti adalah aset satu-satunya di saat ini yang dapat membantu keuangan Anda?

Bila Anda telah mempertimbangkan hal-hal tersebut dan merasa yakin dengan keputusan untuk menjual properti, langkah selanjutnya adalah merenovasi rumah.

2. Renovasi Rumah yang akan Anda Jual

Untuk mendapatkan harga jual yang tinggi, Anda perlu melakukan renovasi rumah dan membuatnya tampil lebih menarik.

Beberapa hal yang dapat Anda lakukan saat merenovasi rumah ialah :

– Membersihkan semua sudut rumah

-Memastikan tidak lagi aroma yang tidak sedap

-Merapikan semua bagian rumah

-Mengecat kembali tembok rumah dengan warna netral

-Menghindari dekorasi yang berlebihan

-Menyingkirkan barang-barang pribadi Anda

-Mengganti keran, engsel, dan kelengkapan usang lainnya dengan yang baru

-Bila properti yang Anda jual adalah rumah dengan halaman, Anda perlu membersihkan dan menata halaman tersebut.

Bila tampilan properti Anda sudah menarik, tahap selanjutnya adalah melakukan survey harga.

3. Survei Harga Properti

Ketika Anda telah mantap ingin menjual properti Anda dan telah merenovasinya, Anda perlu melakukan survey harga properti di pasaran. Tujuannya untuk mengetahui rata-rata harga properti di kawasan tersebut dan prospek kenaikan harganya.

Untuk survey harga ini dapat Anda lakukan dengan cara menanyakan langsung kepada agen properti di daerah itu atau dengan mengecek harga properti sejenis yang sementara dibangun di kawasan tersebut.

4. Tetapkan Harga Jual Properti

Anda dapat menetapkan harga jual properti Anda berdasarkan hasil survey harga di pasaran. Jika Anda ingin properti Anda segera terjual, pasanglah harga yang tidak terlalu tinggi dari harga pasar. Namun bila Anda kesulitan menentukan harga, Anda dapat meminta bantuan appraiser atau perusahaan penilai untuk menilai berapa harga properti Anda.

Menjual properti dapat dilakukan melalui agen properti atau dilakukan sendiri. Apabila Anda ingin menjual sendiri properti Anda, tentukanlah beberapa hal berikut ini:

-Cara terbaik dalam pemasaran properti Anda

-Kepada siapa penjualan ini Anda targetkan

-Harga penjualan properti Anda

Setelah menentukan ketiga hal ini, maka langkah selanjutnya adalah memakai jasa notaris dalam pengurusan dokumen-dokumen penjualan properti Anda.

Jika Anda menjual properti Anda melalui agen properti, Anda tidak perlu repot mengurus semua urusan tersebut karena agen-lah yang akan mengatur semuanya untuk Anda. Anda hanya tinggal membayar jasa agen tersebut.

5. Pasarkan Properti Anda Sebaik-baiknya

Bila Anda memutuskan menjual sendiri properti Anda, maka Anda harus memikirkan strategi pemasaran yang efektif, mulai dari memasang iklan di koran, majalah, maupun situs-situs penjualan online.

Pastikan juga Anda memasang baliho atau papan (signage) bertuliskan “DIJUAL” di depan properti Anda beserta nomor telepon yang dapat dihubungi untuk melancarkan proses penjualan Anda.

6. Pilihlah Penawaran Terbaik

Dalam memasarkan properti Anda, kumpulkanlah seluruh penawaran harga yang telah diajukan dan negosiasikan kembali harga terbaik yang ditawarkan . Hindari menerima penawaran di awal dan berilah waktu lebih banyak kepada pembeli untuk mengajukan beberapa penawaran.

Setelah menemukan tawaran yang cocok, Anda dapat segera mengatur proses selanjutnya, yaitu penandatanganan perjanjian jual beli, penentuan tanggal pembayaran, dan waktu penyerahan kunci rumah kepada sang pembeli.