Categories
Jual Properti

Simak 6 Mitos Salah Dalam Bisnis Properti

6 MITOS YANG SALAH DALAM BISNIS PROPERTI

Bisnis properti memang menantang. Diperlukan modal besar untuk berinvestasi dalam bisnis ini. Tak heran banyak pemula yang setelah gagal dan merugi akhirnya memilih untuk mundur.

Jika ditelusuri lagi, kemunduran mereka ini sebenarnya tidak hanya karena faktor gagal atau rugi. Adanya berbagai mitos terkait bisnis properti juga telah menjadi alasan ketakutan bagi banyak orang.

Menurut Benny Lo dalam bukunya ““Property Quadrant: Sukses Memulai Bisnis Properti”, masyarakat telah percaya kepada mitos-mitos yang keliru tentang dunia bisnis properti sehingga menimbulkan ketakutan untuk menjalani bisnis ini.

Anda penasaran apa saja mitos-mitosnya? Mari kita lihat satu per satu.

1. Harus Memiliki Uang yang Banyak

Mitos pertama yang keliru tentang bisnis properti adalah bahwa untuk berinvestasi properti harus mempunyai uang yang banyak.

Kenyataannya adalah Anda dapat berinvestasi sesuai dengan budget Anda. Carilah harga yang terjangkau serta masuk akal sambil terus memantau perkembangan nilainya. Ketika di kemudian hari harganya naik tentu saja Anda akan diuntungkan.

2. Harus Mempunyai Sentuhan Raja

Sentuhan raja atau sentuhan Midas adalah cerita dari mitologi Yunani yang sangat terkenal tentang raja yang dapat mengubah segala sesuatu yang dia sentuh menjadi emas. Dalam kehidupan saat ini, hal semacam ini tidak selalu terjadi. Banyak kisah tentang orang yang sukses berinvestasi properti maupun real estate juga pernah gagal dan rugi.

Hal yang penting dalam berinvestasi sebenarnya adalah kemampuan melihat peluang. Seberapa cepat Anda melihat dan memanfaatkan peluang yang ada, semakin besar keuntungan yang akan Anda dapatkan. Untuk mengatahui adanya peluang terbaik, analisis berdasarkan akal sehat perlu dilakukan. Kemampuan ini dapat Anda latih dengan cara rutin memantau perkembangan harga properti di lapangan.

3. Bisnis Properti Pasti Selalu Berhasil

Pada dasarnya semua bisnis tidak selalu menjamin keberhasilan. Bisnis bermodal besar maupun kecil selalu memiliki resiko kegagalan dan kerugian. Para pebisnis properti yang sukses pasti mempunyai cerita tentang kegagalan yang mereka jadikan sebagai motivasi untuk bangkit dan terus maju. Pahitnya kegagalan justru menjadikan mata mereka semakin jeli melihat peluang keberhasilan.

4. Harus Sudah Berpengalaman

Pengalaman masa lalu bukanlah sumber kepercayaan diri dan kekuatan di dalam menjalankan bisnis properti. Sebaliknya, Anda akan mendapatkannya dari proses transaksi yang bagus.

Hasil dari proses transaksi yang baik adalah semua pihak yang bekerja sama akan merasa diuntungkan dan senang. Jika pada akhirnya transaksi Anda tidak berhasil atau ditolak, penyebab utamanya adalah angka yang ditawarkan tidak menguntungkan salah satu pihak.

5. Harus Mengenal Banyak Orang di Dunia Properti

Ada banyak anggapan bahwa jika ingin terjun ke dunia bisnis properti itu harus mengenal banyak kontraktor, notaris, arsitek, dan sebagainya. Ini ada benarnya, tapi tidak sepenuhnya.

Keberhasilan dalam bisnis properti tidak dijamin oleh banyaknya orang di dunia properti yang Anda kenal. Sebagai pemula, Anda dapat memulai dengan bertanya pada top real estate agent di lingkungan Anda. Secara tidak langsung Anda akan dipertemukan dengan orang-orang yang tepat untuk membantu meningkatkan portfolio investasi Anda.

6. Harus Memiliki Modal yang Besar

Mitos yang terakhir ini adalah yang biasanya sangat melekat dengan bisnis properti. Sesungguhnya untuk memulai bisnis properti, Anda tidak selalu harus memulai dengan modal yang besar. Anda dapat menggunakan modal yang kecil sebagai langkah awal. Asalkan Anda bekerja keras dengan tekun, pada akhirnya keberhasilan pasti akan menjadi milik Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *